Kegunaan Baby Jumper

baby jumper
(Gambar : blibli.com)

Punya buah hati adalah karunia dari yang maha kuasa, betapa bahagianya kedua pasangan saat tiba waktunya menjadi sesosok orang tua yang ingin anaknya sehat, cerdas dan bahagia. Seiring berjalanan nya waktu dari perut istri yang membesar ditunggu selama berbulan-bulan, melahirkan dengan perjuangan dengan nyawa seorang ibu, dan akhirnya lahir lah bayi waktu semakin tak terasa buah hati anda kian tumbuh dari mulai merangkak sampai belajar berjalan, para orang tua biasanya memakai baby walker atau baby jumper namun beberapa penelitian di negara berkembang telah rami rami mendesak untuk tidak membeli baby walker atau baby jumper untuk bayi karena ada resiko cedera dan menggangu perkembangan.

Penelitian yang dilakukan oleh south australia health dan kidsafe meluncurkan kampanye mengajak para orang tua sadar akan bahaya yang ditimbulkan oleh baby walker dan baby jumper dan berkampanye mengajak untuk menghentikan serta mencegah kegunaanya, salah seorang dokter bernama dr nicola spuirrer yang menjabat juga sebagai kepala medis australia selatan memberi keterangan bahwa dirinya tidak jarang melihat bayi dan anak-anak dengan keterlambata perkembangannya karena pengaruh penggunaan dan pemakaian baby walker dan baby jumper yang umum dikenal dengan merek jolly jumper.

Hasil penelitian dr spurrier adalah menghabiskan waktu dengan baby walker dan baby jumper adalah mengajarkan bayi berdiri diujung kaki mereka, menyebabkan otot betis mereka mengencang dan mempengaruhi kemampuan mereka untuk berjalan, terdapat beberapa kasus yang harus melakukan perawatan dan pengecoran atau operasi. Hiii serem juga ya efek nya. Selain itu juga bayi kehabisan waktu berharga nya jika hanya menghabiskan waktu diatas baby walker atau baby jumper , padahal waktu bayi berguling dan merangkak merupakan tahap perkembangan penting.

Ada juga peningkatan resiko cederaseperti bayi dan baby walker nya diketahui terbalik dan bahkan bisa meluncur dari tangga saat berada di atas baby walker, dalam baby jumper resiko kecelakaan nya adalah jari jari terperangkap oleh rantai atau pegas, dengan memantul ke dinding atau ke benda lain atau jika bayi didorong oleh anak lain.

Ngeri juga ya resiko dari baby walker dan baby jumper dua benda ini digadang gadangkan bisa membuat bayi belajar jalan dengan cepat. Di masyarakat kita pastilah sudah tak asing lagi tapi balik lagi butuh atau tidaknya alat ini sebetulnya namun dari semua resiko ada juga manfaatnya baby walker atau baby jumper dideain dengan tampilan ramai dan mengunakan banyak warna dan motif biasanya dilengkapi dengan mainan supaya bayi anteng duduk lebih lama. Banyak bayi yang sukda duduk sambil makan atau nonton diatas bay walker dan baby jumper.

Manfaatnya sih buat orang tua saja yang tidak terlalu repot saat memberi makan anak, karena anaak jika didudukan di bay walker atau baby jumper lebih anteng jadi lebih mudahh lantaran tubuh anak tidak banyak bergerak.

Nah setelah tau manfaat dan resiko mengunakan baby walker dan baby jumper sarannya sih ada baiknya jika ingin mengajari aak untuk berjalan pilih metode lain , yakni dengan membiarkan anak berdiri di karpet khusus bayi atau rumput. Membebaskan anak di karpet juga membantu tangan dan lutut dalam posisi merangkak ini pentning menguatkan otot-otot anak untuk tubuh yang menjadi kuat menopang beban berat melalui panggul dan bahu.